Menyikapi Toxic Friendship dalam Relasi Pergaulan Kristen: Sebuah Perspektif Etis-Teologis

Penulis

  • Chardo Nardy Silitonga Sekolah Tinggi Teologi Baptis Indonesia Semarang

DOI:

https://doi.org/10.46929/graciadeo.v6i1.57

Kata Kunci:

Christian friendship, toxic friendship, toxic relationship, pergaulan Kristen

Abstrak

Toxic friendship refers to interpersonal relationships that harm and potentially damage one's spirituality and faith life. Grounded in Christian ethics and theology, this article identifies ethical-theological principles that can guide Christian individuals in addressing and overcoming toxic friendships and strengthening healthy relationships. Using a descriptive qualitative method with a literature study approach, it can be concluded that the critical role of understanding the nature and definition of Toxic Relationships can indicate how a person should behave because Toxic relationships damage relationships with God and others. Therefore, the existence of friendship relationships in theological ethics is based on a space for mutual development within the scope of the role of Christians in actualizing healthy relationships. The awareness of the impact of friendship on character and relationship with God directs us to wisely evaluate and manage interpersonal relationships to strengthen faith and glorify God.

 

Abstrak

Toxic friendship merujuk pada hubungan interpersonal yang merugikan dan berpotensi merusak kehidupan spiritulitas dan iman seseorang. Dengan landasan etika dan teologi Kristen, artikel ini mengidentifikasi prinsip-prinsip etis-teologis yang dapat membimbing individu Kristen dalam menyikapi dan mengatasi toxic friendship serta memperkuat relasi pergaulannya yang sehat. Mengunakan metode kualtatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka maka dapat disimpulkan bahwa peran penting pemahaman akan Hakikat dan definisi Toxic Relationship dapat memberikan indikator seseorang bagiamana harus bersikap. Sebab Toxic relationship merusak Hubungan kepada Tuhan dan sesama. Oleh karena itu adanya hubungan Petemanan dalam Etis Teologis di dasari sebagai ruang untuk saling membangun dalam Ruang Lingkup Peran Orang Kristen dalam Mengaktualisasikan Hubungan yang Sehat. Dari kesadaran akan dampak pergaulan terhadap karakter dan hubungan dengan Tuhan mengarahkan kita untuk dengan bijaksana mengevaluasi dan mengatur hubungan interpersonal dengan tujuan memperkuat iman dan memuliakan Tuhan.

 

 

Referensi

Arianto. “‘Menuju Persahabatan’ Melalui Komunikasi Antarpribadi Mahasiswa Beda Etnis.” KRITIS Jurnal Sosial Ilmu Politik Universitas Hasanuddin 1, no. 2 (2015): 219–29.

Arifianto, Yonatan Alex, and Joseph Christ Santo. “Tinjauan Trilogi Kerukunan Umat Beragama Berdasarkan Perspektif Iman Kristen.” Angelion 1, no. 1 (2020): 1–14.

Barus, Mariati. “Persahabatan Menurut Alkitab Dan Relevansinya Pada Masa Kini.” ILLUMINATE: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 3, no. 1 (2020): 1–11.

Datunsolang, Masye Vicke Shelin, and Glendy S Umboh. “Siapakah Sahabatku?: Teladan Orang Samaria Dalam Lukas 10: 27-35 Untuk Menjaga Kesehatan Mental Dari Toxic Friendship.” Mello: Jurnal Mahasiswa Kristen 3, no. 1 (2022): 21–33.

Djuharto, Gumulya. “Analisa Narasi Tentang Relasi Daud Dengan Absalom Dalam 2Sam.uel 13-19.” SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika 3, no. 1 (2020): 75–101. https://doi.org/10.47596/solagratia.v3i1.32.

Fitria, Namira. “Proses Komunikasi Intrapersonal Untuk Meningkatkan Self Worth Setelah Mengalami Toxic Relationship Pada Perempuan Dewasa.” Brand Communication: Jurnal Ilmu Komunikasi 2, no. 1 (2023): 98–108.

Izati, Maydana, Riza Amalia, Siti Halimah, and Dinda Andina. “Peningkatan Pemahaman Tentang Relasi Positif Dan Mencegah Toxic Relationship Pada Kader Posyandu Remaja SMART Sampit, Kalimantan Tengah: Increasing Understanding of Positive Relationships and Preventing Toxic Relationships among SMART Youth Posyandu Sampi.” PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat 8, no. 3 (2023): 399–406.

Jonathan, Alvin, Fladinand Alfando, and Iviana Fransisca. “Teman Dan Persoalan Hubungan Toxic Dalam Pandangan Etika Persahabatan Aristoteles.” Praxis: Jurnal Filsafat Terapan (2022) 1, no. 1 (2022): 45–58.

Kusumastuti, Ria Apriani. “Mengenal Apa Itu Toxic Relationship, Ciri, Dan Efeknya Untuk Kesehatan".” Kompas.com, 2023. https://health.kompas.com/read/23C05190751268/mengenal-apa-itu-toxic-relationship-ciri-dan-efeknya-untuk-kesehatan?page=all.

Manurung, Kosma. “Alkitab Dan Hubungan Pertemanan Kajian Teologi Pentakosta Memaknai Hubungan Pertemanan Dalam Alkitab.” VOX DEI: Jurnal Teologi Dan Pastoral 2, no. 1 (2021): 31–49.

Marchellia, Roro Irene Ayu Cahyaning, and Chontina Siahaan. “Penggunaan Media Sosial Dalam Hubungan Pertemanan.” JISIP: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik 11, no. 1 (2022): 1–7.

Praptiningsih, Novi Andayani, and Gilang Kumari Putra. “Toxic Relationship Dalam Komunikasi Interpersonal Di Kalangan Remaja.” Communication 12, no. 2 (2021): 132–42.

Prawintasari, Eureka. “Toxic Relationship Dalam Media Seni.” In Prosiding, 2:229–37, 2022.

Scott, Elizabeth. “What Is a Toxic Relationship? How to Spot the Warning Signs of Toxic Relationships.” verywellmind.com, 2022. https://www.verywellmind.com/toxic-relationships-4174665#toc-signs-of-a-toxic-relationship.

Simbolon, Elvri Teresia. “Pentingnya Keterampilan Sosial Dalam Pembelajaran.” Jurnal Christian Humaniora 2, no. 1 (2018): 40–52.

Stanley M. Horton, Et. “Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan.” In Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan, 2011.

Susanta, Yohanes Krismantyo. “‘Menjadi Sesama Manusia’ Persahabatan Sebagai Tema Teologis Dan Implikasinya Bagi Kehidupan Bergereja.” DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 2, no. 2 (2018): 103–18.

Umrati, and Hengki Wijaya. Analisis Data Kualitatif Teori Konsep Dalam Penelitian Pendidikan. Sulawesi Selatan: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray, 2020.

Xiao, Angeline. “Konsep Interaksi Sosial Dalam Komunikasi, Teknologi, Masyarakat.” Jurnal Komunika: Jurnal Komunikasi, Media Dan Informatika 7, no. 2 (2018): 94–99.

Zubaidah, Z., Yeni, P., & Irman, I. “Assistance Of Toxic Friendship Students In Interpersonal Communication And Its Implications In Counseling.” MARAWA: Jurnal Masyarakat Religius Dan Berwawasan I, no. 2 (2022): 159–67. https://ojs.iainbatusangkar.ac.id/ojs/index.php/marawa/article/view/159-167.

Diterbitkan

2023-07-30

Terbitan

Bagian

Articles