Menelisik Dampak Konflik Kepentingan terhadap Gereja di Wilayah Nduga, Papua: Sebuah Kajian Teologis-Reflektif Kisah Para Rasul 4:23-31
DOI:
https://doi.org/10.46929/graciadeo.v8i1.277Kata Kunci:
Acts 4, 23-31, Nduga conflict, Papua, role of the church, reconciliation, Kisah Para Rasul 4, konflik Nduga, peran gereja, rekonsiliasiAbstrak
The conflict in Papua, especially in Nduga, is influenced by multiple factors, including history, social, political, economic, and human rights considerations. The church plays a vital role as a place of refuge and reconciliation for congregations affected by the conflict. This study uses a qualitative approach with a descriptive-analytical method, collecting data through interviews, observations, and literature studies. The analysis was conducted hermeneutically and thematically, based on Acts 4:23-31. The study's results show that the church faces an ethical dilemma in responding to the conflict, on the one hand, as an agent of peace, and on the other hand, under pressure from various parties. The congregation in Nduga faces social and economic uncertainty, as well as threats to their faith. The church in Nduga can emulate the early congregation by strengthening prayer, solidarity, and pastoral care for traumatized congregations. With the guidance of the Holy Spirit, the church can become a bridge of reconciliation and a place of healing and recovery for communities affected by conflict.
Â
Â
Â
Abstrak
Konflik di Papua, khususnya di Nduga, dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti: sejarah, sosial, politik, ekonomi, hingga hak asasi manusia. Gereja berperan penting sebagai tempat perlindungan dan rekonsiliasi bagi jemaat yang terdampak konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Analisis dilakukan secara hermeneutik dan tematik berdasarkan Kisah Para Rasul 4:23-31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gereja menghadapi dilema etis dalam menyikapi konflik, di satu sisi menjadi agen perdamaian, di sisi lain menghadapi tekanan dari berbagai pihak. Jemaat di Nduga mengalami ketidakpastian sosial dan ekonomi serta ancaman terhadap iman mereka. Gereja di Nduga dapat meneladani jemat mula-mula dengan memperkuat doa, solidaritas, dan pelayanan pastoral bagi jemaat yang trauma. Dengan bimbingan Roh Kudus, gereja dapat menjadi jembatan rekonsiliasi dan tempat pemulihan bagi masyarakat terdampak konflik.
Referensi
Alexander, Daniel. Gereja Yang Membumi. Yogyakarta: Andi Offset, 2021.
Alyyanto, Deky Nova. “‘Penuh Roh Kudus’ Kuasa Resistensi: Tafsir KPR 4:1-22 Dalam Perspektif Pos Kolonial Subaltern Gayatri Cakravoti Spivak.†LOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta, Vol. 5, No. 2 (Juni 2024) 5, no. 2 (2024): 24–44. http://sttberea.ac.id/e-journal/index.php/logia.
ardah Yuspin, Kelik Wardiono, Ari Santoso. Stigmatisasi Terorisme Telaah Hubungan Islam Dan Negara. Surakarta: Muhammadiyah University Press, 2020.
Baskoro, Paulus Kunto. “Teologi Kitab Kisah Para Rasul Dan Sumbangannya Dalam Pemahaman Sejarah Keselamatan.†jurnal Teologi 1, no. 1 (2020).
BBC. “‘Kado Natal Terburuk Untuk Orang Papua’ – Ratusan Warga Pegunungan Bintang Mengungsi Usai Pengerahan Militer, Bagaimana Kronologinya?†Last modified 2024. Accessed March 18, 2025. https://www.bbc.com/indonesia/articles/clyx8d7k3dgo.
Buan, Yustus Leonard, and Huwae Wiesye Elena. “Peran Gereja Dalam Membangun Kesejahteraan Masyarakat : Respons Terhadap Disrupsi Sosial Masyarakat Kristen.†Yada – Jurnal Teologi Biblika & Reformasi 1, no. September (2023): 1–18.
Costa, Fabio Lopes Mario. “Takut Terdampak Serangan KKB, Ratusan Warga Nduga Mengungsi.†Kompas. Last modified 2023. Accessed March 1, 2025. https://www.kompas.id/baca/nusantara/2023/06/01/takut-serangan-kkb-ratusan-warga-nduga-diungsikan-ke-ibu-kota-nduga.
Diana, Ruat, Elsha Triani Ibi Desi, and Lenda Dabora J.F. Sagala. “Kehidupan Jemaat Mula-Mula Sebagai Teladan Dalam Kesejahteraan Ekonomi Jemaat.†Proceeding National Conference of Christian Education and Theology 1, no. 1 (2023): 62.
Emiyati, Ayang, John Mardin, and Ricard Ricard. “Peran Gereja Dalam Mengajarkan Perdamaian Di Tengah Masyarakat Majemuk.†Didache: Journal of Christian Education 4, no. 2 (2023): 149–165.
Fani. “Kapolda Papua Dan Kapolres Nduga Dinilai Tidak Berlaku Adil Terhadap Warga Gereja Kingmi Sinode Papua.†Last modified 2023. Accessed March 19, 2025. https://www.pasificpos.com/kapolda-papua-dan-kapolres-nduga-dinilai-tidak-berlaku-adil-terhadap-warga-gereja-kingmi-sinode-papua/.
Hasibuan, Jalaluddin. “Distingsi Pengelolaan Konflik Papua Yang Tidak Pernah Selesai.†Asketik: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial 4668, no. 1 (2014): 69–84.
Hidayat, Avit. “Gereja Desak Dialog Perdamaian Di Papua.†Tempo. Last modified 2011. Accessed March 19, 2025. https://www.tempo.co/politik/gereja-desak-perundingan-damai-atasi-konflik-di-papua-842372.
Hutabarat, Delvira. “Dorong Jalan Perdamaian, Gereja Siap Jadi Mediator Dialog Pemerintah Dengan KKB.†SCTV. Last modified 2021. Accessed March 16, 2025. https://www.liputan6.com/news/read/4554399/dorong-jalan-perdamaian-gereja-siap-jadi-mediator-dialog-pemerintah-dengan-kkb.
Hutahaen, Gita Sere, and Formas Juitan Lase. “Pembingkaian Berita Konflik Bersenjata Nduga Di Tabloidjubi.Com.†Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi 10, no. 2 (2021): 115–126.
I Ngurah Suryawan. Jiwa Yang Patah. Yogyakarta: BasaBasi, 2019.
Lewier, Bayanangky Alexander, and Agustinus M.L Batlajery. “Studi Eklesiologi GPI Papua Dan GPIB [Ecclesiology Study of GPI Papua and GPIB].†ARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama 1, no. 1 (2019): 60–73.
Manuputty, Jacklevyn F. “Dilema Pelayanan Pendeta Di Wamena Dan Sekitarnya.†PGLII. PGLII, 2021. Last modified 2021. Accessed March 17, 2025. https://pgi.or.id/weblama/dilema-pelayanan-pendeta-di-wamena-dan-sekitarnya/.
Mariana Amiruddin, Theresia Iswarini, Adriana Venny, Saur Tumiur Situmorang, and Citra Adelina Soraya Ramli, Indah Sulastry, Dwi Ayu, Aflina Mustafainah, Novianti. Laporan Pemantauan Рарuа 2018-2021 Potret Perempuan Dalam Konflik Papua: Belum Berkesudahan (Pengungsian, Rasisme Dan Perempuan Pembela HAM). Jakarta: Komnas Perempuan, 2025.
Marlina, I. “Peranan Konseling Dan Pelayanan Pastoral Bagi Pemulihan Luka Batin Anak Akibat Kekerasan Dalam Keluarga Di Gereja HKBP.†Jurnal Teologi Rahmat 10, no. 1 (2023): 11–18. https://journal.sttrem.ac.id/index.php/jtr/article/view/71%0Ahttps://journal.sttrem.ac.id/index.php/jtr/article/download/71/57.
Melkisedek Melkisedek, Vera Agustin, Sandra R Tapilaha. “Keteguhan Iman Dalam Era Tantangan Meyakini Bahwa Tuhan Memiliki Peran Penting Dalam Hidup Dan Bahwa Tuhan Dapat.†Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen dan Katolik 2, no. 2 (2024): 35–49.
Mobalen, Wilzson. “Pandangan Masyarakat Adat Terhadap Hak Ulayat OAP.†BRWA. Last modified 2019. Accessed February 17, 2025. https://brwa.or.id/articles/read/367.
Mudak, Sherly. “Makna Doa Bagi Orang Percaya.†Missio Ecclesiae 6, no. 1 (2017): 97–111.
Nadya, Mory. “Menerapkan Nilai-Nilai Kristiani Dalam Kehidupan Sehari-Hari.†Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran 7, no. 4 (2024): 15098–15102.
Nawipa, Yance. “THE ROLE OF CHRISTIAN LEADERSHIP IN REALIZING PEACE AND PROSPERITY IN CENTRAL PAPUA.†JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN 6, no. 3 (2024): 315–336.
Ndiy, Ferderika Pertiwi, and S Susanto. “Prinsip Pertumbuhan Gereja Mula-Mula Ditinjau Dari Kisah Para Rasul 2:1-47 Dan Aplikasinya Bagi Gereja Masa Kini.†Integritas: Jurnal Teologi 1, no. 2 (2019): 101–111.
Nian, Remita, Permata Zendrato, Meditatio Situmorang, Prodi Teologi, Fakultas Ilmu Teologi, Institut Agama, Kristen Negeri, and Iakn Tarutung. “Fungsi Badan Ke-Esaan Gereja Dalam Memperkuat Kesatuan Iman Kristiani†(2024): 217–229.
Nirmala Maulana Achmad, Novianti Setuningsih. “PGI: Pelibatan Gereja Dalam Penyelesaian Konflik Di Papua Sangat Kurang, Bahkan Nyaris Tak Ada.†Kompas. Last modified 2024. Accessed March 16, 2024. https://nasional.kompas.com/read/2024/04/29/20405921/pgi-pelibatan-gereja-dalam-penyelesaian-konflik-di-papua-sangat-kurang.
Noor, Firman. “Analysis of Government Policy on Separatism of Papua.†Jurnal Universitas Pertahanan 6, no. 3 (2016): 19–45. https://jurnal.idu.ac.id/index.php/JPBH/article/view/313.
Nugroho, Binuko Edi, Daniel Pesah Purwonugroho, Sekolah Tinggi, and Teologi Berita. “Kecerdasan Spiritual Dalam Memfasilitasi Kesembuhan Luka Batin : Memetakan Pengaruhnya Pada Kehidupan Rohani Jemaat Pendahuluan†7, no. 1 (2024): 62–75.
Nurhidayat; Kusuma Uksan, Arifuddin Widodo, Pujo. “Menilik Politisasi Konflik Papua: Dilema Isu Keamanan Indonesia.†Jurnal Kewarganegaraan 7, no. 1 (2023): 234–246. https://journal.upy.ac.id/index.php/pkn/article/view/4759.
Pamungkas, Cahyo. “Menelusuri Akar Konflik Dan Kebijakan Damai Di Tanah Papua.†Antropologi Indonesia 40, no. 2 (2020).
Papua, Suara. “Yuguru Bukan Tempat Perang, Warga Nduga Tolak Kehadiran Tim Taipur.†Suara Papua.
Patandean, Yohanes Enci, and Eli Kristiawati. “Prinsip Pembangunan Iman Jemaat Berdasarkan Kisah Para Rasul.†Proceeding National Conference of Christian Education and Theology 1, no. 1 (2023): 73.
Publication, WCC. Dipanggil Untuk Transformasi; Diakonia Oikumenis. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2022.
Putri, Rizca Yunike, Ahmad Sufaidi, Silvi Rahmawati, Novita Sari Fikana, Angellina Parasyati Dauhan, Wika Tata Irawan, Petrus Putera Anggara Hutapea, and Rizky Pangestuty Mileniandry Putry. “Church and State in Conflict Over The Establishment Protestant Church.†Journal of Urban Sociology 1, no. 1 (2024): 18.
Santoso, Syarifurohmat Pratama. Catatan Panjang Separatis Teroris Di Papua. Yogyakarta: Deepublish, 2024.
Sari, Intan Betesda, Herry Susanto Antadinata, and Yusak Sigit Prabowo. “Pengaruh Pemahaman Tentang Ciri Jemaat Mula-Mula Dalam Kisah Para Rasul 2:41-47 Terhadap Spiritualitas Jemaat.†Miktab: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 2, no. 1 (2022): 69.
Saudila, Arnol. “Masyarakat Sambut Baik Penyelesaian Insiden Di Gereja Kenyam.†RRI. Last modified 2023. Accessed March 15, 2025. https://www.rri.co.id/daerah/391203/masyarakat-sambut-baik-penyelesaian-insiden-di-gereja-kenyam.
Simon. “Peran Roh Kudus Bagi Hamba Tuhan Dalam Merintis Gereja.†LOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta 1, no. 2 (2020): 41–64. http://sttberea.ac.id/e-journal/index.php/logia/article/view/33.
Sinaga, Luhut. “Karya Roh Kudus Bagi Pertumbuhan Gereja.†Jurnal Teologi dan Pelayanan Kontekstual 11, no. 1 (2021): 54–64. https://ejournal.stte.ac.id/index.php/scripta/article/view/120.
Soesilo, Yushak. “Pentakostalisme Dan Aksi Sosial: Analisis Struktural Kisah Para Rasul 2:41-47.†DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 2, no. 2 (2018): 136.
Sudarto, Eko Rudi. “Optimalisasi Program Pembangunan Di Papua Guna Memperkokoh Persatuan Dan Kesatuan Bangsa.†Kertas Karya Ilmiah Perseorangan Program Pendidikan Reguler Angkatan Lembahmnas (2020). http://lib.lemhannas.go.id/public/media/catalog/0010-092000000000019/swf/7951/18 EKO RUDI S.pdf.
Suropati, Untung. “Solusi Komprehensif Menuju Papua Baru: Penyelesaian Konflik Papua Secara Damai, Adil Dan Bermartabat.†Jurnal Kajian Lemhannas RI | 37 (2019).
Surya, Reno. “Empat Tahun Pengungsi Nduga Merayakan Natal Dalam Duka.†In Reportase Dari Tanah Papua. Jakarta: ALIANSI JURNALIS INDEPENDEN (AJI) INDONESIA, 2022.
Taga, Eurico Hawunio, and Fany N R Hakim. “Analisis Hubungan Adat Istiadat Dan Konflik Dalam Tinjauan Kriminologi : Studi Kasus Suku Nduga Papua.†Unes Law Review 6, no. 4 (2024): 11009–11023.
Tempo. “Setelah Brimob Memopor Pendeta Di Nduga.†Tempo. Last modified 2023. Accessed March 17, 2025. https://www.tempo.co/politik/setelah-brimob-memopor-pendeta-di-nduga-820640.
Utomo, Kurniawan Madyo. “Misi Rekonsiliasi: Misi Gereja Katolik Dalam Memulihkan Martabat Manusia Pasca Kekerasan Di Indonesia.†Forum 52, no. 2 (2023): 108–121.
Wasiangge, Sebe, Johannis Kaawoan, and Gustaf Undap. “Peranan Kepemimpinan Kepala Suku Mengatasi Konflik Antar Kampung Di Kabupaten Nduga.†JURNAL GOVERNANCE 2, no. 1 (2022): 1–13.
You, Yanuarius Theoflus Matopai. “Kesenjangan Sosial Dan Karya Misi Gereja Katolik Di Keuskupan Jayapura.†In Membawa Keadilan Dan Perdamaian Ke Tanah Papua. Bandung: Unpar Press, 2024.
Zai, Iman Pasrah, and Malik Bambangan. “Gereja Dalam Menghadapi Tantangan Sosial , Politik , Dan Budaya Dari.†Budi Pekerti 3, no. 1 (2025): 51–66.
“170 Tahun Injil Di Papua : Membangun Iman, Mendorong Kemajuan.†Pemerintah Papua. Last modified 2025. Accessed March 17, 2025. https://papua.go.id/view-detail-berita-9022/170-tahun-injil-di-papua-membangun-iman-mendorong-kemajuan.html.


