Memaknai Penderitaan dan Kemenangan Yesus Kristus dalam Bingkai Soteriologis
DOI:
https://doi.org/10.46929/graciadeo.v3i2.25Kata Kunci:
God, System, Rule, Position, suffer, victory, Tuhan, sistem, hukum, posisi, penderitaan, kemenanganAbstrak
: God is the creator of the Universe and all the system in it. Jesus is God that incarnate as human to this world to save the human, He came to replace the position of human that should be punished by God. He atone for the sins of human on the cross, it is a sign of a big win for human life. With research and comparing all available literature, this research reveal the Truth behind His suffering and victory, God shows his justice in love without neglecting the rules that He set. So that human can have salvation and enternal life.
Abstrak
Tuhan adalah pencipta alam semesta dengan sistem yang melekat di dalamnya. Yesus adalah Tuhan yang berinkarnasi ke dunia untuk menyelamatkan manusia, Ia datang untuk menggantikan posisi manusia yang harusnya di hukum oleh sistem hidup yang Tuhan telah tetapkan. Ia menebus dosa manusia diatas kayu salib, menandakan kemenangan yang besar bagi hidup manusia. Dengan meneliti dan membandingkan literasi-literasi yang ada, penelitian ini mengungkapkan Kenyataan di balik penderitaan dan kemenanganNya sebenarnya,Tuhan menunjukkan keadilannya dalam kasihnya tanpa melalaikan Aturan yang Ia tetapkan. Sehingga dengan demikian manusia memperoleh keselamatan dan hidup yang kekal.
Referensi
Elbaar, Yetris, and Peniel C.D. Maiaweng. “Tinjauan Teologis: Allah Menyesal Berdasarkan Perspektif Kitab Kejadian Pasal 6:6-7.” Jurnal Jaffray 11, no. 2 (2013)
Ferguson, Sinclair B., David F Wright, and J.I Packer. New Dictionary of Theology.
Literatur SAAT, 2008.
G.C. Van Niftrik, and B.J. Boland. Dogmatika Masa Kini. Jakarta: Gunung Mulia, 2015. Henry C. Thiessen. Teologi Sistematika. Malang: Gandum Mas, 2015.
John Stott. Kristus Yang Tiada Tara. Surabaya: Momentum, 2007.
Koewoso, Chandra. “PERANG DARI PERSPEKTIF ETIKA KRISTEN” 2, no. Juli (2019)
Komoszewski, Bowman Jr & J. Ed. Menempatkan Yesus Di TahtaNya. Literatur SAAT, 2015.
Kristanto, Billy. Aku, Diriku, Dan Kebajikanku. Surabaya: Momentum, 2015.
Pinontoan, Denni H R. “Indonesian Journal of Theology 3/2” 2, no. December (2015). Siahaan, Harls Evan Rianto. “Hikmat Sebagai Implikasi Pendidikan Kristiani: Refleksi 1
Raja-Raja 3:1-15.” DUNAMIS: Jurnal Penelitian Teologi dan Pendidikan Kristiani 1, no. 1 (2016).
Sunarko, Adrianus. “Kristianitas Inklusif Atau Pluralis? Diskusi Dengan Edward Schillebeeckx.” Melintas 31, no. 1 (2015).
Susana, Tjutju. “Air Sebagai Sumber Kehidupan.” Oseana 28, no. 3 (2003). www.oseanografi.lipi.go.id.
Sutoyo, Daniel. “Yesus Sebagai Guru Agung.” Jurnal Antusias 3, no. 5 (2014). https://www.sttintheos.ac.id/e-journal/index.php/antusias/article/view/13.
Wicaksono, Arif -, and Dwi Anggono. “Yesus, Hamba Allah Yang Menderita.” FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 2, no. 1 (2019).
Wijaya, Candra. “Kristo.” RHEMA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika (2017). www.e- journal.stt-yestoya.ac.id.
Y. Tridarmanto. “Yesus Sang Manusia.” Gema Theologi. Jurnal-theo.ukdw.ac.id (2013). Zaluchu, Sonny. “Penderitaan Kristus Sebagai Wujud Solidaritas Allah Kepada
Manusia.” DUNAMIS: Jurnal Penelitian Teologi dan Pendidikan Kristiani 2, no. 1
(2017).


