Prinsip Kesalehan Sosial bagi Muda-Mudi Kristen di Ruang Media Sosial

Authors

  • Erman Sepniagus Saragih Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung

DOI:

https://doi.org/10.46929/graciadeo.v5i2.158

Keywords:

adaptive services, Christian youth, social media, social piety, kesalehan sosial, muda-mudi kristen, media sosial, pelayanan adaptif

Abstract

The degradation of the habitat of the church’s youth generation and their increasing presentation in the social media space challenge the church to formulate principles of adaptive ministry. This study aims to describe the construction of the principle of social piety based on a constructive reading of the literature to argue for the principle of adaptive service for Christian youth. Some literature related to church service efforts on the impact of social media on Christian youth is always based on vertical spiritual relations. However, horizontal relationships are also significant, as is the principle of social piety. The method used is descriptive qualitative with a secondary data literature study approach. The conclusion is that social piety includes material about balancing faith and works, doing God’s will, loving others and being tolerant, and obeying the government. These four principles are very relevant to be stimulated young Christians in the context of diversity in Indonesia to maintain peace amid diversity.

 

Abstrak

Degradasi habitus generasi muda-mudi Kristen dan meningkatnya presentasi mereka dalam ruang media sosial menantang gereja berpikir untuk merekonstruksi prinsip pelayanan muda-mudi yang adaptif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan konstruksi prinsip kesalehan sosial berdasarkan pembacaan literatur secara konstruktif untuk mengargumentasikan prinsip pelayanan adaptif bagi muda-mudi Kristen. Beberapa literatur terkait upaya pelayanan gereja terhadap dampak media sosial bagi muda-mudi Kristen selalu berbasis relasi spiritual vertikal adalah baik, akan tetapi relasi horizontal juga sangat penting sebagaimana prinsip kesalehan sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur data sekunder. Kesimpulannya adalah bahwa kesalehan sosial mencakup materi tentang keseimbangan antara iman dan perbuatan, melakukan kehendak Allah, mengasihi sesama dan toleran, dan patuh kepada pemerintah. Keempat prinsip tersebut sangat relevan distimulasikan bagi muda-mudi Kristen dalam konteks kebhinekaan di Indonesia untuk merawat perdamaian di tengah-tengah keberagaman.

 

 

References

Damanik, Roy, and Agripa Selly. “Pendidikan Penggunaan Media Sosial Bagi Remaja Kristen” 3, no. 1 (2022): 12.

Edwin I Nyoman Paska, Paskalis. “Haruskah Kita Takluk Kepada Pemerintah?” e-journal STP-IPI Malang 1, no. 1 (2022): 4–19.

Gultom, Joni Manumpak Parulian, and Selvyen Sophia. “Kedudukan Bapa Rohani Dalam Penggembalaan Generasi Digital Menurut 1 Korintus 4:14-21.” Jurnal Teologi Gracia Deo 4, no. 2 (2022): 291.

Gusha, Ishanesu S. “Exegesis of Romans 13:1–7 and Its Appropriation to the New Dispensation of the Second Republic of Zimbabwe.” HTS Teologiese Studies / Theological Studies 76, no. 4 (October 27, 2020). Accessed November 10, 2022. http://www.hts.org.za/index.php/HTS/article/view/6041.

Kartiningrum, Eka Diah. “Panduan Penyusunan Studi Literatur.” Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Majapahit, Mojokerto (2015): 1–9.

M. Zed. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2014.

Mayasari, Tri. “Nilai-Nilai Kesalehan Sosial dalam Tradisi Sumur Kawak di Masyarakat Dusun Jetak Tani Duyungan Sidoharjo Sragen.” Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri, 2017.

Mtukwa, Gift. “The People Of God And Kingdom Political Ethics In Romans 13:137.” Didache: Faithful and Teaching 14, no. 1–11 (2014).

Nainggolan, Alon Mandimpu. “Refleksi Teologis Kepastian Keselamatan.” Pengarah: Jurnal Teologi Kristen 3, no. 2 (October 28, 2021): 137–153.

Nurlatu, Jesly, Marlina Tafonao, Tera Mosin, and David Eko Setiawan. “Degradasi Moral Pada Kaum Muda Kristen: Sebuah Upaya Pembinaan Warga Gereja.” CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika 2, no. 2 (2021): 270–1.

Pandie, Mira Marleni, and Ivan Th. J. Weismann. “Pengaruh Cyberbullying Di Media Sosial Terhadap Perilaku Reaktif Sebagai Pelaku Maupun Sebagai Korban Cyberbullying Pada Siswa Kristen SMP Nasional Makassar.” Jurnal Jaffray 14, no. 1 (2016): 43.

Powell, Christopher A. “Exegesis of James 2:14-26.,” 2017. Accessed November 10, 2022. https://www.academia.edu/39676559/Exegesis_of_James_2_14_26.

Rakestraw, Robert V. “James 2:14-26: Does James Contradict the Pauline Soteriology?” 4, no. 1 (1986): 31–50.

Rantesalu, Marsi Bombongan. “Karakter Kejujuran Dalam Gereja Masa Kini.” Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 1 (2020): 43.

Roy Charly HP Sipahutar. “Kesetaraan: Solusi Perbaikan Bangsa (Interpretasi Kristis Kidung Agung 7:10-8:4 Dalam Perspektif Gender).” Jurnal Teologi Cultivation XIV, no. 1 (2018): 40–71.

Sahartian, S. “Membentengi Pemuda Gereja Dari Ajaran Guru Palsu Melalui Pemahaman 2 Petrus 3: 3.” Jurnal Teologi Berita Hidup (2021). https://e-journal.sttberitahidup.ac.id/index.php/jbh/article/view/70.

Saragih, Erman S. “Reader Response Criticism Upaya Gereja Menjembatani Alkitab Dan Kaum Milenial.” HAGGADAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 2, no. 1 (2021): 95–110.

Silalahi, Haposan. “Dimensi Soteriologi Kata Poieō Dalam Matius 7:21.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 7, no. 1 (October 12, 2022): 411–428.

Sirait, Rinto. “Unity in Diversity: Respon Gereja Suara Kebenaran Injil di Kota Medan dalam Merawat Kemajemukan.” VOX DEI: Jurnal Teologi dan Pastoral 2, no. 2 (December 27, 2021): 17–31.

Suharta, I Made. “Pentingnya Integritas Pelayan Kristus Menurut Titus 1: 6-9 Dalam Upaya Peningkatan Pelayanan Gerejawi.” SCRIPTA: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kontekstual 5, no. 1 (2020): 75–98.

Syahputra, Iswandi. “Penggunaan Media Sosial dan Kemarahan Religius dalam Kasus Pembakaran Vihara Di Kota Tanjung Balai, Indonesia.” Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman 13, no. 1 (June 7, 2018): 149–172.

Tomatala, Yakob. “Peran Gereja Mewujudkan Tanggung Jawab Sipil Pembangunan Karakter Bangsa.” Integritas: Jurnal Teologi 1, no. 2 (2019): 132.

Tumundo, Micle Edwin, Rudolf Sagala, and Stimson Hutagalung. “Kebutuhan Pendampingan Pastoral Untuk Mengatasi Kecanduan Game Online Remaja Di Jemaat Gmahk Pioneer Tompaso.” Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen 3, no. 2 (2021): 205.

Wielstra, Sven. “Social Media and the Church: A Systematic Literature Review,” 2012.

Wijaya, Hendi. “Studi Roma 13: 1-7: Ketaatan Kepada Pemerintah Sebagai Wujud Kesadaran Moral” (May 21, 2019).

Xiao, Yu, and Maria Watson. “Guidance on Conducting a Systematic Literature Review.” Journal of Planning Education and Research 39, no. 1 (March 1, 2019): 93–112.

Downloads

Published

2023-06-29

Issue

Section

Articles