Tepa Selira sebagai Hermeneutika Perjumpaan: Etika Harmoni Jawa dalam Teologi Persahabatan Lintas Iman

Daniel Pujarsono (1), Munatar Kause (2)
(1) Sekolah Tinggi Agama Kristen Teruna Bhakti, ID,
(2) Sekolah Tinggi Agama Kristen Teruna Bhakti, ID

Abstrak

Discourse on interfaith friendship in Indonesia often stops at the pragmatic level, peaceful coexistence, formal harmony, and elite dialogue, without engaging the hermeneutical depth that allows substantive encounters. Meanwhile, Javanese tradition holds the concept of "tepa selira" as an empathetic capacity to genuinely place oneself in the other's position, one that goes beyond mere passive tolerance. This article offers a theological framework of "tepa selira as a hermeneutic of encounter" that engages Javanese harmony ethics with contemporary theology of friendship, particularly the contextual theology of friendship developed in Indonesian theological journals over the past decade. Osmer's practical theology approach, descriptive, interpretive, normative, and pragmatic, structures the argument. Four discussion stages are developed: the genealogy of tepa selira in Javanese ethics; Jesus as Friend and the contemporary theology of friendship; tepa selira as a hermeneutic of encounter; and practical implications for interfaith friendship in plural Indonesia. The article's contribution lies in formulating a framework that preserves Christological particularity while opening substantive, not merely procedural, dialogical space with our interfaith neighbors in Indonesia. 


 


Abstrak


Wacana persahabatan lintas iman di Indonesia kerap berhenti pada level pragmatis, tentang koeksistensi damai, kerukunan formal, dan dialog elit, tanpa menyentuh kedalaman hermeneutis yang memungkinkan perjumpaan substantif. Pada saat yang sama, tradisi Jawa memiliki konsep "tepa selira" yang berarti kemampuan empatik untuk benar-benar menempatkan diri pada posisi orang lain, sebuah kemampuan yang lebih dari sekadar toleransi pasif. Artikel ini menawarkan kerangka teologis "tepa selira sebagai hermeneutika perjumpaan" yang mendialogkan etika harmoni Jawa dengan teologi persahabatan kontemporer, khususnya teologi persahabatan kontekstual yang berkembang dalam jurnal-jurnal teologi Indonesia selama satu dekade terakhir. Pendekatan teologi praksis Osmer, yang deskriptif, interpretatif, normatif, dan pragmatik, digunakan untuk menyusun argumen. Empat tahap pembahasan dikembangkan: genealogi tepa selira dalam etika Jawa; Yesus sebagai Sahabat dan teologi persahabatan kontemporer; tepa selira sebagai hermeneutika perjumpaan; serta implikasi praksis bagi persahabatan lintas iman di Indonesia yang plural. Kontribusi artikel terletak pada perumusan kerangka yang menjaga partikularitas Kristologis sekaligus membuka ruang dialogis yang substantif, bukan sekadar prosedural, dengan saudara-saudara lintas iman di Indonesia.

##article.full_articles##

##article.generated_from_xml##

Referensi

Adiprasetya, Joas. "Dua Tangan Allah Merangkul Semesta: Panentheisme dan Theenpanisme." Indonesian Journal of Theology 5, no. 1 (2017): 24–41.

Adiprasetya, Joas. "Nabi dan Sahabat: Teologi Publik sebagai Keterlibatan Simbolis." BIA': Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 5, no. 2 (2022): 283–299. https://doi.org/10.34307/b.v5i2.413.

Adiprasetya, Joas. "Pastor as Friend: Reinterpreting Christian Leadership." Dialog 57, no. 1 (2018): 47–52.

Adiprasetya, Joas. "Revisiting Jürgen Moltmann's Theology of Open Friendship." International Journal for the Study of the Christian Church 21, no. 2 (2021): 177–187.

Anjaya, Carolina Etnasari, dan Yonatan Alex Arifianto. "Mengembangkan Misi Gereja Dalam Bingkai Moderasi Beragama." THRONOS: Jurnal Teologi Kristen 3, no. 1 (2021): 1–10. https://doi.org/10.55884/thron.v3i1.27.

Banawiratma, J.B., et al. Dialog Antar Umat Beragama: Gagasan dan Praktik di Indonesia. Jakarta: Mizan, 2010.

Banawiratma, J.B., ed. Teologi Publik dan Ketidakadilan: Pembebasan Holistis Bagi dan Bersama Para Korban. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2023.

Bevans, Stephen B. Model-Model Teologi Kontekstual. Diterjemahkan oleh Yosef Maria Florisan. Edisi kedua. Maumere: Penerbit Ledalero, 2013.

Hakh, Samuel Benyamin. "Analisis Konstruktif Bibliologis Perjanjian Baru Tentang Moderasi Beragama." Kurios: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 8, no. 2 (2022): 297–310.

Hutapea, Rinto Hasiholan. "Nilai Pendidikan Kristiani 'Terimalah Satu Akan Yang Lain' Dalam Bingkai Moderasi Beragama." Kurios 8, no. 1 (2022): 58–67.

Magnis-Suseno, Franz. Etika Jawa: Sebuah Analisa Falsafi tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa. Jakarta: PT Gramedia, 1984.

McFague, Sallie. Metaphorical Theology: Models of God in Religious Language. Philadelphia: Fortress Press, 1982.

McFague, Sallie. Models of God: Theology for an Ecological, Nuclear Age. Philadelphia: Fortress Press, 1987.

Messakh, Besly Yermy Tungaoly. "Menjadi Sahabat Bagi Sesama: Memaknai Relasi Persahabatan Dalam Pelayanan Pastoral." Gema Teologika: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian 5, no. 1 (2020): 1–10.

Putri, Agustin Soewitomo, dan Elkana Chrisna Wijaya. "Konstruksi Teologia Persahabatan Melalui Pemaknaan Koinonia Dalam Bingkai Moderasi Beragama." Jurnal Teologi Gracia Deo 4, no. 2 (2022): 394–405.

Renhoard, John Mussa. "Kebangkitan Islam dan Respons Umat Kristen: Kajian Peran Seminar Agama-Agama Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia." DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 6, no. 2 (2022): 604–620. https://doi.org/10.30648/dun.v6i2.529.

Simanjuntak, Fredy, Jammes Juneidy Takaliuang, dan Budin Nurung. "Merengkuh Spiritualitas Persahabatan Ekumenis: Sebuah Refleksi Paradigma Misi Gereja Posmodern." Jurnal Teologi Gracia Deo 4, no. 2 (2022): 201–218.

Sipahutar, Roy Charly H.P. "Konstruksi Teologi Persahabatan Kontekstual: Membaca Ulang Narasi Persahabatan Yonatan dan Daud dari Lensa Seorang Batak Toba." Indonesian Journal of Theology 11, no. 1 (2023): 88–109. https://doi.org/10.46567/ijt.v11i1.326.

Susanta, Yohanes Krismantyo. "Gereja Sebagai Persekutuan Persahabatan Yang Terbuka Menurut Jürgen Moltmann." Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen 2, no. 1 (2020): 105–126.

Tampilang, Risno. "Mengimajinasikan Gereja berdasarkan Perspektif Teologi Persahabatan." Jurnal Pelayanan Kaum Muda 2, no. 1 (2024): 39–55.

Yudha, Andres Barata, Harls Evan R. Siahaan, Serlina Sarlin, dan Merien Sriyuni Banne. "Relasi Persahabatan dalam Kepemimpinan Kristiani: Sebuah Tawaran Spiritualitas Persahabatan dalam Kepemimpinan Kristiani melalui Pembacaan Yohanes 15:15." KURIOS 11, no. 1 (2025): 107–119.

Penulis

Daniel Pujarsono
aletheiatirtakencana@gmail.com (##journal.primary_contact##)
Munatar Kause

##plugins.themes.novelty.article.details##