Abstract
The digital transformation in the Society 5.0 era has shifted church leadership from direct interpersonal engagement to the dominance of virtual spaces. This transition has contributed to an identity crisis in ministry, as spiritual leaders increasingly emphasize digital image over the formation of authentic Christian character. Consequently, deep pastoral relationships are progressively weakened by a fast-paced, image-oriented culture. This study aims to examine the principles of pastoral leadership in 1 Peter and their relevance for church ministry in the digital era. A qualitative-descriptive method is employed, utilizing library research and contextual hermeneutics. The findings indicate that 1 Peter emphasizes leadership grounded in exemplary conduct, humility, genuine presence, and eschatological hope. These principles constitute a transformative and prophetic model of pastoral leadership capable of addressing the spiritual and social challenges of the digital age. In conclusion, church leadership must integrate biblical fidelity with adaptive approaches to remain relevant within the context of Society 5.0.
Abstrak
Era Society 5.0 yang ditandai oleh transformasi digital telah menggeser pola kepemimpinan gereja dari interaksi langsung menjadi dominasi ruang virtual. Perubahan ini memicu krisis identitas dalam pelayanan ketika para pemimpin rohani lebih menonjolkan citra digital dibandingkan pembentukan karakter Kristen yang autentik. Akibatnya, relasi pastoral yang mendalam semakin melemah karena budaya yang serba cepat dan berorientasi pada penampilan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah prinsip kepemimpinan pastoral berdasarkan 1 Petrus serta relevansinya bagi pelayanan gereja di era digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi pustaka dan hermeneutika kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 Petrus menekankan kepemimpinan yang berlandaskan keteladanan hidup, kerendahan hati, kehadiran yang tulus, dan pengharapan eskatologis. Prinsip-prinsip tersebut membentuk model kepemimpinan pastoral yang transformatif dan profetik dalam menjawab tantangan era digital. Kesimpulannya, kepemimpinan gereja perlu mengintegrasikan kesetiaan terhadap Alkitab dengan pendekatan yang adaptif agar tetap relevan dalam konteks Society 5.0.
Full text article
References
Antoni, Yan. Katekisasi Komprehensif. Malang: Gandum Mas, 2020.
Balol, Erika Yusthina, and Abad Jaya Zega. “Yesus Kristus Sebagai Batu Penjuru: Memaknai Keberadaan Kristus di Tengah Penderitaan Berdasarkan Kitab 1 Petrus 2:1–10.” Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2, no. 1 (2023): 1–10.
Banarto, K. Menjawab Tantangan Gereja Masa Kini. Indramayu: ADAB, 2024.
Demmaloga. “Konsep Teologis Penderitaan Kristen Menurut Surat 1 Petrus 4:12–19.” The Messengers: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 2, no. 2 (2021): 159–169.
Djami, Rivantho Yuniarto Lay, and Exson Pane. “Peran dan Tanggung Jawab Gembala Jemaat Berdasarkan Yohanes 21:15–17.” JIIP – Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 6, no. 11 (2023): 9575–9583.
Fadli, Zul, et al. Manajemen Sumber Daya Manusia: Era Society 5.0. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah, 2024.
Giorgiov, Adrian. “The Servant-Leadership Concepts of Robert K. Greenleaf.” Perichoresis 8, no. 1 (2010): 99–114.
Gunarto, Rita Oktavia, Samuel Herman, and Jovita Elizabeth Abraham. “Tantangan Kepemimpinan Kristen di Era Disrupsi: Tanggung Jawab, Integritas, dan Adaptasi dalam Melayani Gereja.” Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi 5, no. 2 (2024): 26–37.
Gultom, Joni Manumpak Parulian, Martina Novalina, and Andries Yosua. “Konsistensi dan Resiliensi Pelayanan Penggembalaan pada Era Digital.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 4, no. 2 (2022): 229–248.
Hutagalung, Agustina, and Rencan Carisma Marbun. “Transformasi Gereja di Era Digital: Kajian Teologis Pra dan Pasca Internet Kristus dan Komunitas Iman yang Hidup.” Pengharapan: Jurnal Pendidikan dan Pemuridan Kristen dan Katolik 2, no. 2 (2025): 83–95.
Kiuk, Inggrid Carolina. “Konsep Hubungan Suami-Istri Berdasarkan 1 Petrus 3:1–7.” Jurnal Kewarganegaraan 6, no. 3 (2022): 6263–6275.
Kurnia, Catherine Christianny, Samuel Herman, and Jantje Haans. “Strategi Efektif Gereja dalam Pemanfaatan Teknologi Modern untuk Mewartakan Injil di Masyarakat 4.0.” SCRIPTA: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kontekstual 16, no. 2 (2023): 125–142. https://doi.org/10.47154/sjtpk.v16i2.238.
Lolowang, Tonni, Herling Fredriek Bulahari, and Phil Pringle. “Pelayanan Penggembalaan dan Implementasinya.” Riset Rumpun Agama dan Filsafat 4 (2025): 1–4.
Osuwa, Abdulhafis Abdulazeez, Esosa Blessing Ekhoragbon, and Lai Tian Fat. “Application of Artificial Intelligence in Internet of Things.” In 2017 9th International Conference on Computational Intelligence and Communication Networks (CICN), 169–173. Piscataway, NJ: IEEE, 2017. https://doi.org/10.1109/CICN.2017.8319379.
Pasaribu, Friska Deniwaty, Fritcen Vanny M. Pardede, and Destana S. R. Banurea. “Tafsir Historis Kristis terhadap 1 Petrus 5:1–11.” Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen dan Katolik 2, no. 3 (2024): 10–21. https://doi.org/10.61132/tritunggal.v2i3.363.
Petrus, Jerizal, et al. Pastoral di Era Digital: Tantangan dan Peluang Gereja Masa Kini. Jejak Pustaka, 2021.
Pigome, Daud. Peran Gembala dalam Penggembalaan Jemaat. Gowa: Ruang Tentor, 2024.
Putri, Putri Sifra Gabriela Pea. “Peran Gereja untuk Menjaga Etika dalam Menggunakan Aplikasi TikTok.” MAGENANG: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 5, no. 1 (2024): 46–55. https://doi.org/10.51667/mjtpk.v5i1.1612.
Setiadarma, Petrus F. Singkat Kata Sarat Makna (Jilid 7). Semarang: STEP Academic Press, 2023.
Simamora, Antoni, Andreas Eko Nugroho, and Kornellius Rulli Jonathans. “Pastoral Leadership and Congregational Engagement in Faith Growth: A Study of 1 Peter 5:2.” ARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama 7, no. 1 (2025): 25–33.
Situmorang, Jonar. Teguh dalam Pengajaran, Dewasa dalam Iman. Yogyakarta: Andi Offset, 2023.
Sugiono, and Yesa Oktaviani. “Prinsip Pelayanan Penggembalaan Homo Digitalis dalam Pembacaan 2 Timotius 1:3–16 di Era Digital.” Jurnal Teruna Bhakti 6, no. 1 (2023): 86–101.
Supriadi, Made Nopen, and Iman Kristina Halawa. “Makna Penderitaan Kristus dalam 1 Petrus 2:18–21.” Manna Rafflesia 5, no. 1 (2018): 69–91.
Komisi Kateketik KWI. Hidup di Era Digital: Gagasan Dasar dan Modul Katekese. Yogyakarta: Kanisius, 2015.
Authors

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.