Spiritualitas Mengampuni dalam Kajian Matius 18:21-35

Authors

  • Nofitasari Nofitasari Sekolah Tinggi Teologi Arastamar, Mataram

DOI:

https://doi.org/10.46929/graciadeo.v8i1.259

Abstract

Tidak bisa dipungkiri bahwa sikap mengampuni masih menjadi hal yang sulit untuk dilakukan. Tuhan Yesus memberikan pengajaran yang sangat penting tentang Mengampuni, yang sejatinya harus diperhatikan oleh setiap umat Tuhan maupun hamba-hamba Tuhan, khususnya dalam Injil Matius 18:21-35. Mengampuni ini adalah proses yang terus-menerus dilakukan sampai rasa sakit itu lenyap. Dapat dikatakan untuk mengampuni dengan sungguh-sungguh dan tanpa prasyarat membutuhkan progresif dengan melakukan refleksi, kontemplasi, dan pengolahan diri yang terus menerus, sehingga dimampukannya untuk menemukan kasih Allah dalam seluruh peristiwa hidupnya. Dengan demikian Allah sendiri yang mampu mengubah pola pikir untuk mudah mengampuni orang lain dengan tulus dan tanpa syarat.   Hasil penelitian ini kontribusinya kepada jemaat-jemaat untuk memahami makna mengampuni sesuai pengajaran Tuhan Yesus. Hamba-hamba Tuhan memperhatikan permasalah jemaat dan setia membimbingnya. Sekolah-sekolah tinggi dituntut untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan.

References

David W. Hall, Penuntun Dalam Theologi Institutes Calvin, (Surabaya: Momentum, 2009), 174

Andrew Murray, Membina Iman, (Bandung : Kalam Hidup, 1980), 51

Saumiman Saud, Dinamika Kehidupan Orang Percaya, (Jakarta: Yasinta, 2004), 214

Peter Scazzero, Emotionally Healthy Spirituality, (Surabaya : Perkantas, 2006), 34

Yahya Wijaya, Kemarahan, Keramahan & Kemurahan Allah (Jakarta: Gunung Mulia, 2009), 114

Valentinus Galih, Alkitab Dalam Paradigma Fisikawan, (Yogyakarta : Mulia Jaya Publiser, 2018), 106

Limi Halim, Hidup Baru; 40 Hari Transformasi Hidup Menjadi Baru, (Visi Press, 2011), 70

James MacDonald, 10 Pilihan Bagi Anda, ( Indonesia : Ligh Publishing, 2008), 149

Gerald R. McDermott, Mengenali 12 Tanda Kerohanian Sejati, (Yogyakarta : ANDI, 2001), 220

Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, Cet. Ke-36. (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2017), 6

Agus Santoso, Sosiologi 3, (Jakarta : Yudistira, 2007), 94

Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta: Balai Pustaka, 2001) 40

John M. Echols dan Hassan Shadily, An Indonesia-English Dictionary, (Jakarta: IKAPI, 1989), 17

Al Ghazali Leonardo, Power of Forgiveness, (Bandung: Publishing), 2

A. Merriam-Webster’s, Webster’s New Dictionary of Synonym’s, (U.S.A: Merriam-Webster’s, 1984), 354

Webster’s New World Dictionary, (California: The Worl Publishing Company, 1966), 278

Webster’s New Elementary Dictionary, (Merriam-Webster’s, 1965), 199

Grolier International Dictionary, (America: Manufactured in the United States, 1990), 516

G.C. Van Niftrik & B.J. Boland, Dogmatika Masa Kini, (Jakarta:Gunung Mulia, 2015), 476

Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid I, (Jakarta : Yayasan Bina Kasih, 1992) 45

Carolyn Holderread Heggen, Pelecehan Sexsualitas Dalam Keluarga Kristen, (Jakarta: Gunung Mulia, 2008), 144

Donald Guthrie, Teologi Perjanjian Baru 2 (Jakarta:BPK Gunung Mulia, 2016), 239

W. E. Vine, An Exspository Dictionary Of New Testament Words, (New York: Thomas Nelson Publishers), 452

Dianne Bergant & Robert J. Karris, Tafsir Alkitab Perjanjian Baru, (Yogyakarta: Kanisius, 2002), 32

Donal C. Stamps, Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan, (Gandum Mas, 1994), 1495

Leon Morris, Injil Matius, (Surabaya: Momentum, 2016), 12

Stefan Leks, Tafsir Injil Matius, (Yogyakarta: Kanisius, 2003), 18

J.J De Heer, Penafsir Injil Matius Pasal 1-22 (Jakarta: BPK Gunung Mulia), 2

I. Suharyo Pr, Pengantar Injil Sinaptik, (Yogyakarta: Kanisius, 1989), 76

Perpustakaan Elektronik dan Informasi Alkitab, Alkipedia 1.1.0, Injil Matius

Spiros Zodhiates Th.D. The Complete Word Study Dictionary New Testament, (America: AMG International, 1993), 1391

Friberg Analitycal Greek-Lexicon, 11311

Gingrich, Greek NT Lexicon, 257

Thayer, Greek-English Lexicon of The NT3455

Donald Senior, Abingdon Now Testament Commentaris: Matthew (Nasville : Abingdon Press, 1998), 211

A. Munthe, Kabar Baik Dalam Perumpamaan Yesus, (Jakarta: BPK Gunung Mulia), 2

Richard A. Batey, New Testament Issue, (New York: Harper and Row, 1970), 71

John Stambaugh, Dunia Sosial Kekristenan Mula-Mula, (Jakarta: Gunung Mulia, 2008),89

Louw-Nida, Greek-English Lexicon of the NT

Liddell Scott, Greek-English Lexicon (Abridgedd)

Friberg Analytical Greek-Lexicon, 6143

Dag Heward Mills, Pengampunan Menjadi Mudah, (Lux Verbi BM, 2017), 42

Eka Darmaputra, 365 Anak Tangga Menuju Berkemenangan, (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 496

Donald C. Stamps, Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan Seri Life Application Study Bible, (Malang: Gandum Mas, 2014), 1918

Simon Kistemaker, Perumpamaan-Perumpamaan Yesus, (Malang: Literatur SAAT, 2001), 68

D. L. Baker dan A. A. Sitompul, Kamus Singkat Ibrani-Indonesia, (Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 2006), 23

Fengky M. Bergaul atau Berdoa, (Jakarta: Metanoia Publising, 2003), 25

Kenneth E. Hagin, Doa menghasilkan Sejahtera, (Jakarta: IMMANUEL, 1994), 26

Malcolm Brownlee, Tugas Manusia Dalam Dunia Milik Tuhan, (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004), h.26

Jimmy Mc. Setiawan, Ini Aku, Utuslah Aku!, (Bandung: Bina Media Informasi, 2007), 24

Published

2025-02-16

Issue

Section

Articles