Talmid dan Rabi: Model Pemuridan Yahudi Abad Pertama sebagai Paradigma Pembentukan Pendidikan Agama Kristen

Fadlian Lontoh (1), Evinta Hotmarlina (2)
(1) Sekolah Tinggi Teologi IKAT, Jakarta, ID,
(2) Sekolah Tinggi Teologi Internasional Harvest, Tangerang, ID

Abstract

Christian religious education is often reduced to the transmission of cognitive information, thereby neglecting the formation of character and faith. This article explores the first-century Jewish rabbi-talmid relationship as a paradigm for reconstructing Christian education as holistic formation. Through a conceptual-critical and historical approach drawing on journal articles and theological literature, this study examines the world of first-century Jewish education: the talmid followed a rabbi not merely to acquire knowledge but to be formed in the rabbi's character and way of life. The article argues that discipleship is fundamentally imitation, life-to-life transformation, rather than information transfer. Consequently, the Christian educator is reframed as a living model whose own formation is as significant as the content taught. Critically, the study affirms that Jesus both fulfills and transcends the rabbinic model by calling disciples to himself. The true teacher is therefore a disciple first, pointing beyond himself to Christ as the true rabbi, while knowledge consistently serves formation.


 


Abstrak


Pendidikan Agama Kristen (PAK) kerap tereduksi menjadi transmisi informasi kognitif, sehingga pembentukan karakter dan iman terabaikan. Artikel ini menggali relasi rabi-talmid Yahudi abad pertama sebagai paradigma untuk merekonstruksi PAK sebagai suatu pembentukan yang menyeluruh. Dengan pendekatan konseptual-kritis dan historis yang bersumber pada artikel jurnal dan literatur teologis, kajian ini menelaah dunia pendidikan Yahudi abad pertama: talmid mengikuti rabi bukan sekadar untuk memperoleh pengetahuan, melainkan untuk dibentuk agar menyerupai sang rabi dalam karakter dan praktik hidup. Artikel ini berargumen bahwa pemuridan pada hakikatnya adalah imitasi, yaitu transformasi hidup ke hidup, bukan sekadar perpindahan informasi. Dengan demikian, guru PAK dipahami kembali sebagai teladan hidup, di mana pembentukan dirinya sendiri sama pentingnya dengan materi yang diajarkan. Secara kritis, kajian ini menegaskan bahwa Yesus sekaligus memenuhi dan melampaui model rabinik dengan memanggil murid-murid kepada diri-Nya sendiri. Oleh karena itu, guru sejati adalah murid terlebih dahulu yang menunjuk melampaui dirinya kepada Kristus, Rabi yang sesungguhnya, sementara pengetahuan senantiasa melayani pembentukan.

Full text article

Generated from XML file

References

Gerhardsson, Birger. Memory and Manuscript: Oral Tradition and Written Transmission in Rabbinic Judaism and Early Christianity, with Tradition and Transmission in Early Christianity. Grand Rapids: Eerdmans, 1998.

Hengel, Martin. The Charismatic Leader and His Followers. Diterjemahkan oleh James Greig. Diedit oleh John Riches. Edinburgh: T&T Clark, 1981.

Nuhamara, Daniel. "Pengutamaan Dimensi Karakter dalam Pendidikan Agama Kristen." Jurnal Jaffray 16, no. 1 (2018): 93–114. https://doi.org/10.25278/jj71.v16i1.278.

Palmer, Parker J. The Courage to Teach: Exploring the Inner Landscape of a Teacher's Life. San Francisco: Jossey-Bass, 1998.

Safrai, Shmuel. "Education and the Study of the Torah." Dalam The Jewish People in the First Century, diedit oleh S. Safrai dan M. Stern, 945–970. Compendia Rerum Iudaicarum ad Novum Testamentum, vol. 2. Philadelphia: Fortress, 1976.

Smith, James K. A. Desiring the Kingdom: Worship, Worldview, and Cultural Formation. Grand Rapids: Baker Academic, 2009.

Telaumbanua, Augusni Hanna Niwati. "Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Membentuk Karakter Siswa di Era Industri 4.0." Institutio: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 6, no. 2 (2020): 45–62. https://doi.org/10.51689/it.v6i2.243.

Wahyuni, Sri, Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Membentuk Karakter Peserta Didik. Pekalongan: Penerbit NEM, 2021.

Wilkins, Michael J. Following the Master: A Biblical Theology of Discipleship. Grand Rapids: Zondervan, 1992.

Authors

Fadlian Lontoh
fadlianlonto@sttikat.ac.id (Primary Contact)
Evinta Hotmarlina

Article Details