Abstract
The crisis of integrity in church leadership during the post-truth era cannot be reduced to a matter of managerial competence or communication strategy. This study analyses Paul’s leadership ethics through an exegetical reading of 1 Corinthians 4:1-5 and 2 Corinthians 4:1-6, and formulates its relevance as a theological response to that crisis. The study uses a qualitative method within Osmer’s practical theology framework, combined with historical-grammatical exegesis and a literature review. Three findings emerge. First, the Corinthian congregation faced an epistemic crisis structurally comparable to post-truth culture, in which authority was determined by rhetorical performance and reputational capital. Second, Paul’s response was not more persuasive communication but a refusal of the economy of persuasion itself, expressed through transparency and faithful stewardship. Third, the study formulates an embodied credibility model linking integrity, exemplarity, trust, accountability, and fidelity to truth. The model argues that restoring the church’s credibility requires reconstructing leadership ethics rather than merely reforming organisational structures.
Abstrak
Krisis integritas kepemimpinan gereja pada era post-truth tidak dapat direduksi menjadi persoalan kompetensi manajerial atau strategi komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika kepemimpinan Paulus melalui pembacaan eksegetis atas 1 Korintus 4:1-5 dan 2 Korintus 4:1-6, lalu merumuskan relevansinya sebagai respons teologis terhadap krisis tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kerangka teologi praktis Osmer yang dipadukan dengan analisis eksegetis historis-gramatikal serta studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan. Pertama, jemaat Korintus menghadapi krisis epistemik yang secara struktural sebanding dengan budaya post-truth, yaitu ketika otoritas ditentukan oleh performa retoris dan modal reputasi. Kedua, respons Paulus bukan berupa komunikasi yang lebih persuasif, melainkan penolakan terhadap ekonomi persuasi itu sendiri melalui transparansi dan kesetiaan dalam penatalayanan. Ketiga, penelitian merumuskan model kredibilitas bertubuh yang menautkan integritas, keteladanan, kepercayaan, akuntabilitas, dan kesetiaan pada kebenaran secara berurutan, disertai turunan praktis untuk pembinaan, pengawasan, dan pelaporan. Model ini menegaskan bahwa pemulihan kredibilitas gereja menuntut rekonstruksi etika pemimpin sekaligus pembenahan struktur, bukan salah satu di antara keduanya.
Full text article
References
Adrian Indrajaya dan Alwi Widianto. “Teladan Kepemimpinan Yesus Kristus dalam Narasi Injil Markus dan Sumbangannya bagi Kepemimpinan Secara Umum dan dalam Gereja.” Teologis, Relevan, Aplikatif, Cendikia, Kontekstual 3, no. 2 (2024): 90–118.
Abraham J. Malherbe. The Letters to the Thessalonians. Anchor Bible 32B. New York: Doubleday, 2000.
Anton Ampu Lembang, Yohanis Luni Tumanan, dan Marsi Bombongan Rantesalu. “Kehidupan Spiritualitas Paulus terhadap Pelayanan Pastoral.” Jurnal Missio Cristo 4, no. 2 (2021): 80–91.
Anthony C. Thiselton. The First Epistle to the Corinthians. NIGTC. Grand Rapids: Eerdmans, 2000.
Bruce W. Winter. Philo and Paul among the Sophists: Alexandrian and Corinthian Responses to a Julio-Claudian Movement. Edisi ke-2. Grand Rapids: Eerdmans, 2002.
Budisatyo Tanihardjo. Integritas Seorang Pemimpin Rohani. Yogyakarta: PBMR ANDI, 2021.
Carolina Etnasari Anjaya dan Yonatan Alex Arifianto. “Konstruksi Identitas Kekristenan Sejati dalam Ruang Publik Virtual.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 4, no. 2 (2022): 199–210. https://doi.org/10.47167/kharis.v4i2.123.
Daniel Pesah Purwonugroho. “Membangun Integritas dan Moralitas: Fondasi Kepemimpinan Kristen Menghadapi Era Post-Truth.” Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 2, no. 2 (2024): 29–45.
Diany Rita P. Saragih. “Implementasi Gaya Pemimpin Rohani pada Generasi Digital.” Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik dan Agama 2, no. 2 (2019): 85–100. https://doi.org/10.36972/jvow.v2i2.27.
Dian Purmawati Waruwu dan Monica Santosa. “Makna Gereja Kelihatan, Tidak Kelihatan dan Gereja Surgawi Menurut St. Ephrem.” Jurnal Lentera Nusantara 2, no. 1 (2022): 78–93.
Farel Herbert Mangasi Sibarani. “Komunitas Iman di Tengah Komunitas Dunia.” Jurnal Teologi Dikaiosune 2, no. 1 (2024): 1–16.
Fernando Tambunan. “Karakter Kepemimpinan Kristen sebagai Jawaban terhadap Krisis Kepemimpinan Masa Kini.” ILLUMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 1, no. 1 (2018): 81–104. https://doi.org/10.54024/illuminate.v1i1.6.
Gordon D. Fee. Paul’s Letter to the Philippians. NICNT. Grand Rapids: Eerdmans, 1995.
———. The First Epistle to the Corinthians. Edisi revisi. NICNT. Grand Rapids: Eerdmans, 2014.
Harry G. Frankfurt. On Bullshit. Princeton: Princeton University Press, 2005.
Herman Sjahthi Ekoprodjo dan Markus Wibowo. “Pendidikan Kristen Membentuk Karakter dan Nilai-Nilai Kristus dalam Konteks Modern.” DIDASKALIA: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 5, no. 1 (2024): 15–28.
Jacob Daan Engel. “Pengenalan dan Transformasi Diri dalam Kepemimpinan Kristen Berkarakter.” Jurnal Teologi Berita Hidup 5, no. 1 (2022): 275–289.
Jenie Aurensia Clara Sambeta, Marde Christian Stenly Mawikere, dan Johann Nicolaas Gara. “Menelusuri Kualifikasi Karakter dan Kompetensi Pemimpin Kristen yang Signifikan.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 10, no. 3 (2024): 1012–1028.
Joni Manumpak Parulian Gultom dan Selvyen Sophia. “Kedudukan Bapa Rohani dalam Penggembalaan Generasi Digital Menurut 1 Korintus 4:14–21.” Jurnal Teologi Gracia Deo 4, no. 2 (2022). https://doi.org/10.46929/graciadeo.v4i2.92.
Lee McIntyre. Post-Truth. Cambridge, MA: MIT Press, 2018.
Leonardus Rudolf Siby. “Pembentukan Integritas Pelayan Tuhan Melalui Pendidikan Karakter Kristen.” HUPERETES: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 3, no. 2 (2022): 101–115. https://doi.org/10.46817/huperetes.v3i2.95.
Markus Kusni. “Jiwa Entrepreneurship Pemimpin dalam Penatalayanan Gereja.” Jurnal Teologi Kependetaan 10, no. 2 (2020): 160–175.
Michael Reskiantio Pabubung. “Implikasi Etis Mengikuti Kristus Menurut Yohanes dan Paulus.” Euntes: Jurnal Ilmiah Pastoral, Kateketik, dan Pendidikan Agama Katolik 2, no. 1 (2023): 11–20.
Paul Barnett. The Second Epistle to the Corinthians. NICNT. Grand Rapids: Eerdmans, 1997.
Ralph Keyes. The Post-Truth Era: Dishonesty and Deception in Contemporary Life. New York: St. Martin’s Press, 2004.
Richard R. Osmer. Practical Theology: An Introduction. Grand Rapids: Eerdmans, 2008.
Steve Fuller. Post-Truth: Knowledge as a Power Game. London: Anthem Press, 2018.
Sostenis Nggebu. “Konsep Kenosis Yesus Kristus dalam Filipi 2:1–11 sebagai Norma Dasar Spiritualitas Kristen.” Integritas: Jurnal Teologi 5, no. 1 (2023): 1–17. https://doi.org/10.47628/ijt.v5i1.132.
Suhadi dan Yonatan Alex Arifianto. “Pemimpin Kristen sebagai Agen Perubahan di Era Milenial.” EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership 1, no. 2 (2020): 129–147. https://doi.org/10.47530/edulead.v1i2.32.
Tamba Parulian dan Emeliana. “Keteladanan Tuhan Yesus Berdasarkan Filipi 2:1–11 sebagai Landasan bagi Hamba Tuhan.” Basilius Eirene 1, no. 1 (2022): 57–70.
Tonny Andrian Stefanus, Herling Fredriek Bulahari, dan Napoleon Manalu. “Pengembangan Kualitas Diri Pemimpin: Suatu Tinjauan Teologis Menurut 1 Timotius 4:12–13.” SCRIPTA: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kontekstual 14, no. 2 (2022): 130–156.
Wahju Astjarjo Rini, Yonatan Alex Arifianto, dan Carolina Etnasari Anjaya. “Membangun Pemimpin Kristen Berintegritas: Menerapkan Nilai dan Moralitas Alkitab untuk Menghindari Banalitas dalam Kepemimpinan.” EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership 5, no. 1 (2024): 73–82. https://doi.org/10.47530/edulead.v5i1.209.
Wasti Potto Palullungan dkk. “Meneladani Model Kepemimpinan Kristus sebagai Model Kepemimpinan Kristen pada Era Post-Modern: Tinjauan 1 Timotius 3:1–7.” Jurnal Salome: Multidisipliner Keilmuan 1, no. 5 (2023): 307–318.
Yohanes Sutono, Yonatan Alex Arifianto, dan Noel Yosan Loveano. “Deskriptif Kepemimpinan Kristen dalam Perspektif Filipi 2:3–8.” Jurnal Ap-Kain 1, no. 1 (2023): 15–24. https://doi.org/10.52879/jak.v1i1.58.
Yulianus Latuihamallo dkk. “Karakteristik Pelayanan Rasul Paulus Menurut 1 Tesalonika 2:1–12 dan Penerapannya bagi Hamba Tuhan Masa Kini.” Tepian: Jurnal Misiologi dan Komunikasi Kristen 1, no. 2 (2021): 35–47.
Yonatan Alex Arifianto dan Yonathan Salmon Efrayim Ngesthi. “Aktualisasi Pemimpin Gereja Menjaga Moral dan Integritas Umat dalam Menghadapi Tahun Politik.” Jurnal Salvation 4, no. 1 (2023): 60–71.
Yonatan Alex Arifianto, Jerry Fanny Tiwa, dan Roike R. Kowal. “Tantangan Pastoral dalam Menghadapi Kehidupan Jemaat Era Posttruth: Jawaban Gereja dalam Krisis Kontemporer.” DIDASKO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 4, no. 1 (2024): 24–31.
Authors
Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi Gracia Deo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.